Najib merupakan siswa kelas 1 SDN Kamal, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dia bertempat tinggal di Dusun Kopang RT 03 RW 08.

Sehari-harinya, Najib hidup bersama ibunya, Nipa. Hidup dengan kondisi serba kekurangan, Nipa tak menyerah. Dia terus memberi nasihat kepada putra bungsu dari tiga bersaudara itu.



” Mungkin ini sudah menjadi takdir untuk anak saya yang mempunyai kekurangan fisik sejak lahir. Tetapi saya terus berupaya memberikan motivasi agar Najib tidak malu dan tetap bersekolah,” kata Nipa, dilansir Dream dari laman Suara Jatim Post, Kamis, 9 Februari 2017.

Nipa menjelaskan, setiap hari Najib berangkat ke sekolah yang berjarak sekitar empat kilometer dari rumah. Najib berharap dapat menjadi pintar dan kelak menjadi polisi.

Saat bersekolah di SDN Kamal 03 bersama teman sebayanya, Najib belajar dan bermain tanpa ada rasa minder. Kondisi itu dia tunjukkan saat mengikuti upacara bendera, Senin, 23 Januari 2017.

Kondisi itu pula yang membuat hati Bhabinkamtibmas Polsek Arjasa, Polres Jember, Aiptu Totok Yuniar Susanto yang saat menjadi Inspektur Upacara Bendera luluh.

“ Mudah-mudahan Ahmad Najib menjadi orang yang berguna bagi nusa, bangsa, agama, dan orangtuanya, Amin!” kata totok, di Instagram Divisi Humas Mabes Polri.

“ Meskipun penyandang difabel cacat sejak lahir, ia sangat antusias dan semangat mengikuti upacara bendera di sekolah.

By 0ke-ajaPosted on February 10, 2017
http://0ke-aja.com/2017/02/10/luar-biasa-ingin-jadi-polisi-siswa-tanpa-kaki-di-jember-ini-terus-semangat-bersekolah/